SESUAIKAN DENGAN PROTOKOL KESEHATAN, BUPATI AMBIL SUMPAH 101 PNS DALAM JABATAN FUNGSIONAL GURU SECARA VIRTUAL

Pelantikan dan pengambilan sumpah  Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan fungsional pertama terhadap 101 guru dilaksanakan oleh Bupati Bondowoso (17/04). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kali ini berbeda dengan prosesi pelantikan sebelumnya.

Pasalnya acara dilaksanakan dalam suasana keprihatinan bersama atas mewabahnya COVID-19. Sehingga atas inisiatif  Plt. Kepala BKD Bondowoso acara digelar  secara live dengan menggunakan perpaduan antara siaran  TV lokal BSTV dan secara virtual dari lebih dari dua puluh titik lokasi  pelantikan.

Tampak hadir dalam prosesi pelantikan antara lain Wakil Bupati, Ketua DPRD, Ketua PGRI Kabupaten Bondowoso, Asisten I, dan Plt. Kepala BKD serta Kepala Dinas Pendidikan sekaligus sebagai saksi.

Prosesi acara pelantikan diseting begitu rupa menyesuaikan dengan protokol kesehatan penanganan COVID-19 dengan jarak antar tempat duduk kurang lebih  dua meter. Dalam sambutannya, bupati Bondowoso (Drs. KH. Salwa Arifin) menyampaikan harapan agar para pejabat yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan status barunya sebagai tenaga fungsional. “ Saya harap saudara-saudara dapat bekerja secara lebih maksimal setelah diangkat dalam jabatan fungsional,” ungkap Bupati. Secara umum bupati juga mengingatkan agar semua pihak ikut bahu membahu dalam membangun Bondowoso sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Sementara itu Plt. Kepala BKD, Wawan menyampaikan bahwa, pelantikan secara virtual dilakukan karena kebutuhan. “ Pengangkatan dalam jabatan fungsional guru ada batasan usia, sehingga memang perlu dan mendesak untuk dilaksanakan,” ujar Wawan. Dijelaskan bahwa jika ditunda terus maka akan lebih banyak lagi guru yang tidak bisa diangkat. Terhadap metode pelantikan jarak jauh Wawan juga memberikan keterangan bahwa cara ini dilakukan sesuai dengan surat edaran kepala BKN tentang tata cara pelantikan dalam masa pandemi corona.

Pelantikan yang mengambil tempat di pendopo ini berjalan sukses dan lancar serta dipastikan diikuti secara seksama oleh seluruh peserta tanpa kecuali dibuktikan dengan daftar hadir menjelang dimulainya acara via WA dan tanda bukti keikutsertaan peserta berupa foto ataupun video. Bahkan beberapa lokasi diantaranya berhasil terkoneksi langsung dengan pendopo melalui aplikasi dan secara live berhasil tayang  dan  disaksikan langsung oleh bupati. Menutup keterangannya Plt. Kepala BKD juga menyampaikan bahwa dokumen yang terdiri dari petikan SK dan berita acara pelantikan segera dikirim melalui aplikasi TerAter dengan pembebanan biaya kepada penerima dokumen/COD. (Munir)